Home Nasional KPK OTT di Kejati Bengkulu

KPK OTT di Kejati Bengkulu

0
SHARE
Ilustrasi

Matanurani, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum kejaksaan, yakni Kasi III Kejati Bengkulu, Parlin Purba.

OTT KPK terhadap oknum di kejaksaan ini bukan yang pertama kali. Berikut deretan jaksa yang tertangkap tangan karena diduga melakukan tindak pidana korupsi.

1. Mantan Jaksa Urip Trigunawan ditangkap saat menerima suap dari Artalyta Suryani sebesar USD 660 ribu di rumah pengusaha Sjamsul Nur Salim di Jalan Hang Lekir, Kavling WG, Kelurahan Grogol Selatan, Kebayoran, Jakarta Selatan.

Pada 4 Desember 2008 Urip divonis hukuman 20 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Setelah upaya banding dan kasasinya ditolak pada 11 Mei 2017, Urip memperoleh pembebasan bersyarat dari Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung.

2. Jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat Deviyanti Rochaeni ditangkap KPK pada 11 April 2016. Ia diduga menerima uang sebesar Rp 528 juta dari Bupati Subang Ojang Sohandi, mantan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Subang Jajang Absul Kholik dan istri Jajang, Lenih Marliani.

3. Jaksa Ahmad Fauzi ditangkap dalam OTT 23 November 2016 oleh tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli). Tim Saber Pungli menemukan barang bukti uang senilai Rp1,5 miliar dalam bentuk pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu di tempat kosnya.

Ahmad Fauzi merupakan anggota tim penyidik kasus penjualan tanah kas desa di Desa Kalimook, Sumenep, Jawa Timur. Dia diduga menerima uang dari Abdul Manaf sebagai salah satu pembeli tanah kas Desa Sumenep. Diduga AM memberikan uang agar kasusnya tidak dinaikkan ke penyidikan. Namun statusnya masih sebagai saksi.

4. Selasa, 19 April 2017, seorang oknum pejabat di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi berinisial Ms tertangkap tangan kasus pungutan liar (pungli) oleh tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kejaksaan Tinggi Jambi dengan barang bukti tunai Rp200 juta. Uang suap tersebut diduga terkait proses lelang barang sitaan Kejaksaan.

5. Kejati Jabar melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap jaksa senior inisial AP, Kamis 1 Desember 2016 malam. AP ditangkap usai diduga memeras seseorang di Kafe Bali, Jalan RE Martadinata, Bandung. AP diamankan saat kembali ke kantornya tepatnya di halaman kantor Kejati Jabar. (Oke).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here