Home Nasional Kadin Bentuk Tim Kajian HET Beras

Kadin Bentuk Tim Kajian HET Beras

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sepakat membentuk tim kajian pasca penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET)  Beras yang mulai efektif pada 1 September 2017 kemarin.

Ketua umum Kadin Eddy Ganefo berharap tim kajian bertugas untuk menganalisa sejauh mana penerapan HET Beras berdampak pada pasokan beras di pasaran dan pengaruh fluktuasinya di pasar.

“Kadin siap menengahi gejolak penerapan HET beras di pasaran dengan membentuk tim kajian agat tidak salah persepsi atas peraturan ini,” kata Eddy saat menerima tim koperasi KOPPIC pasar induk Cipinang di Kantor Kadin, Jakarta, Selasa (5/9).

Sementara Ketua Umum Koperasi KOPPIC pasar induk Cipinang, Zulkifly Rasyid mengatakan penerapan HET perlu dievaluasi oleh Kementerian Perdagangan.

Untuk itu dia berharap Kadin dapat memberilkan masukan kepada pemerintah dalam hal ini Kemendag untuk mengevaluasi penerapan HET beras di tingkat petani.

“Penetapan HET akan menekan harga gabah di tingkat petani. Dengan HET beras medium Rp 9.450 per kg dan premium Rp 12.800 per kg, harga gabah di petani maksimal Rp 4.000 per kg. Tapi sekarang harga gabah sudah di atas Rp 5.000 per kg. Belum lagi tambahan biaya angkut dan seterusnya,” tukasnya.

Seperti diketahui Kementerian Perdagangan (Kemdag) menerapkan kebijakan HET harga beras di pasaran agar bisa dikendalikan dan pedagang tidak mengambil margin keuntungan berlebihan. HET beras medium ditetapkan Rp 9.450 per kg dan premium Rp 12.800 per kg.(Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here