Home Nasional Isu Reshuffle Disebut Akan Terus Mengintai Menteri Jokowi Jika Kinerja Jeblok

Isu Reshuffle Disebut Akan Terus Mengintai Menteri Jokowi Jika Kinerja Jeblok

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah membentuk Kabinet Indonesia Maju, berisikan 34 Menteri dan 12 Wakil Menteri untuk menyukseskan pemerintaha lima tahun ke depan.

Pengamat politik CSIS Arya Fernandez mengatakan para Menteri dan Wakil Menteri yang berada di Kabinet Indonesia Maju harus bisa bekerja secara maksimal. Karena, apabila kinerjanya tak dianggap maksimal maka bisa saja Presiden Jokowi melakukan perombakan kabinet atau reshuffle karena kepala negara ingin memaksimalkan kerja para pembantunya di kabinet.

“Reshuffle itu mungkin terjadi karena terkait evaluasi dengan begitu kita butuhkan satu lembaga kepresidenan yang kuat,” ujar Arya, Kamis (31/10).

Bahkan, dia menduga Presiden Jokowi bisa saja langsung melakukan reshuffle kabinet di tahun pertama. Hal ini berkaca dengan rekam jejak kepala negara pada periode pertamanya.

“Kalau kita lihat jejak apa yang terjadi di periode pertama, Pemerintahan Jokowi melakukan tiga kali reshuffle, tahun 2015, masuknya Golkar ada di 2016 dan di 2018, tiga kali seingat saya,” jelas Arya.

Dilanjutkannya, kemungkinan reshuffle juga terjadi karena di saat bersamaan, Presiden ingin membenahi tim dalam kabinetnya di tahun kedua.

“Untuk itu, reshuffle juga mungkin terjadi karena mungkin terkait soal evaluasi, dengan begitu kita butuhkan satu lembaga kepresidenan yang kuat, yang dari hari ke hari bisa melakukan, memberikan masukan kepada presiden, evaluasi presiden terkait kabinet ini menjadi terukur. saya kira itu,” ujar Arya.

Selain itu, lanjut Arya ada kemungkinan kabinet yang sudah terbentuk saat ini lebih kepada untuk menciptakan dream team. Meskipun masih banyak diisikan oleh parpol pengusungnya.

“Itu terkendala karena presiden harus melakukan akomodasi yang sangat besar ke partai-partai dan tidak hanya ke partai-partai pendukung pemerintah tapi juga kepada partai partai yang menjadi rivalnya,” kata Arya.(Oke).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here