Home Nasional Inas Zubir Diancam, Relawan Bejo Membela 

Inas Zubir Diancam, Relawan Bejo Membela 

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Relawan Bela Jokowi (BEJO)  merasa prihatin dengan ancaman yang menimpa Juru Bicara Kampanye Tim Pemenangan pasangan capres-cawapres, Jokowi-KH Ma’aruf, Inas Nasrullah Zubir melalui WhatsApp yang diduga dilakukan oleh salah satu pendukung Calon Presiden terkait persoalan sepele gara-gara rebutan toilet dengan Prabowo saat acara kampanye damai, di kawasan Monas Jakarta Pusat Minggu, (23/9) lalu.

“Kami relawan Bela Jokowi merasa prihatin dengan ancaman terhadap pak Inas Zubir dan kami membela atas tindakan intimidasi itu apalagi karena hal sepele terkait rebutan toilet,” kata Afifudin Ghozalian, Wakil Ketua Umum Relawan Bela Jokowi,” di Jakarta, Kamis (27/9).

Menurut Afif, Inas Nasrullah Zubir merupakan salah satu anggota DPR RI yang kritis dan lantang bersuara terhadap berbagai persoalan sosial.

“Wajar kalau beliau kecewa dengan sikap yang arogan dari lingkaran seorang calon pemimpin negeri, dengan menggedor toilet padahal didalamnya masih ada orang, dan pas yang ada di dalam toilet tersebut adalah pak Inas sendiri, dan ternyata yang mau masuk adalah pak prabowo,” ucapa tegas Afif.

Sikap mengancam lanjut Afif merupakan tindakan intimidasi dan tidak bisa dibiarkan di alam demokrasi sebab memunculkan prilaku politik primitif dengan mengumbar kekerasan psikis dan fisik.

Untuk itu lanjut Afif, Relawan Bela Jokowi siap menyiapkan tim kuasa hukum dan siap mengawal proses hukum terhadap Ketua DPP Partai Hanura itu.

Diketahui Inas N Zubir melaporkan ancaman terhadap dirinya ke Bareskrim Polri, Rabu (26/9) kemarin. Inas mengaku ia mendapat ancaman melalui WhatsApp yang diduga dilakukan oleh salah satu pendukung Calon Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut asal organisasi si peneror adalah Garda 08.

Laporan Inas masuk ke Bareskrim Mabes Polri dengan Laporan LP/B/1195/IX/2018/BARESKRIM tanggal 26 September 2018. Ia mengakui mendapatkan ancaman teror via WhatsApp sebanyak 22 kali. Tak hanya itu, berulang kali Inas mematikan telepon yang masuk ke WhatsApp miliknya. (Iko).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here