Home Nasional Habiskan Rp390 Triliun, Jokowi Telah Selesaikan 81 Proyek Strategis Nasional

Habiskan Rp390 Triliun, Jokowi Telah Selesaikan 81 Proyek Strategis Nasional

0
SHARE
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution

Matanurani, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat terdapat 81 proyek strategis nasional (PSN) yang telah selesai dibangun dan sudah beroperasi hingga September 2019. Proyek yang rampung selama 2016-2019 pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu memiliki nilai investasi mencapai Rp390 triliun.

Adapun proyek yang rampung itu bagian dari PSN pemerintah sebanyak 223 proyek dan 3 program dengan total investasi Rp4.183 triliun, pada 15 sektor. Artinya masih ada 142 PSN yang masih terus didorong pengerjaannya.

“Pemerintahan Pak Jokowi mengambil posisi memprioritaskan infrastruktur, yang betul-betul sebagian besar resource (sumber pendapatan) memang digunakan untuk itu,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam ‘Seminar lnfrastruktur Menyambut Indonesia Maju 2024’ di Jakarta, Rabu (2/10).

Secara rinci, PSN yang rampung di tahun 2016 ada 20 proyek dengan nilai Rp33,3 triliun. Terdiri dari 7 bandara, 1 jalan tol, 6 bendungan, 1 pelabuhan, 1 jalur pipa gas, dan 4 Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Kemudian tahun 2017 selesai 10 PSN senilai Rp61,4 triliun, terdiri dari 2 jalan tol, 1 jalan akses, 1 bandara, 1 fasilitas gas, 3 PLBN, 1 bendungan dan 1 saluran irigasi. Dilanjutkan pada tahun 2018 rampung 32 proyek senilai Rp207,4 triliun, terdiri dari 2 kereta api, 4 bendungan, 1 irigasi, 10 jalan tol, 5 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), 1 bandara, 1 4 kawasan industri, 4 smelter, dan 1 sentra kelautan perikanan.

Pada tahun ini, hingga akhir September 2019 rampung 19 proyek senilai Rp7,7 triliun terdiri dari 3 bandara, 5 jalan, 4 kawasan, 2 smelter, 3 bendungan, dan 2 teknologi.

Di samping 81 PSN yang rampung tersebut, juga ada 129 PSN dan 2 program yang tengah digarap pemerintah dengan nilai investasi sebesar Rp2.860 triliun. Proyek tersebut ditargetkan bisa rampung dan beroperasi dalam waktu dekat.

Terdiri dari 27 proyek, 1 program ketenagalistrikan, dan 1 program pemerataan ekonomi yang sedang tahap konstruksi dan mulai beroperasi sebagian. Sedangkan, 22 proyek dalam tahap konstruksi dan akan beroperasi di 2019, serta 80 proyek akan beroperasi setelah 2019.(Oke).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here