Home Nasional FAMI Ombudsman kan PLN Terkait Listrik Padam Massal

FAMI Ombudsman kan PLN Terkait Listrik Padam Massal

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Kelompok advokat yang tergabung dalam Forum AdvokatMuda Indonesia (FAMI) melaporkan direksi PLN ke Ombudsman RI terkait padamnya listrik di sejumlah daerah pada Minggu (4/8). Direksi PLN diduga melakukan pelanggaran maladministrasi terkait padamnya listrik karena tidak memberitahukan ke masyarakat.

“Perkumpulan para advokat itu total ada 500 advokat ini melaporkan ketidakprofesionalan PLN dimana matinya lampu PLN tidak diumumkan terlebih dahulu. Itu menurut kami pelanggaran,” kata Ketua FAMI, Zenuri Makhrodji, di Kantor Ombudsman, Jakarta, Selasa (6/8).

Selain itu dia juga meminta para pihak yang bertanggungjawab atas padamnya listrik kemarin mengundurkan diri atau diganti. Dia juga meminta Presiden Jokowi untuk membela kepentingan masyarakat.

“Kami minta seluruh Direksi PLN diganti dan menteri yang bersangkutan sebaiknya mengundurkan diri,” kata Zenuri.

Sementara itu, Sekjen FAMI, Saiful Anam menyebut pelanggaran dugaan administrasi itu ada pada Pasal 6 dan Pasal 27 UU Ketenagalistrikan. Dia menyayangkan adanya pemadaman listrik yang cukup lama, sebaliknya jika disebabkan bencana alam pasti akan dimaklumi masyarakat.

“Karena dalam UU itu disebutkan bahwa PLN sebelum melakukan pemutusan itu diharapkan memberi tahukan terlebih dahulu. Tapi ini secara tiba-tiba. Dan ini mati matinya cukup lama bahkan hari ini masih detik ini masih ada sebagian. Itu maladministrasinya disana,” ujar Saiful.

Saiful mengaku selain membuat laporan ke Ombudsman juga akan melaporkan hal serupa ke Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BKPN). Tak hanya itu, dia juga akan menggugat class action kepada Direksi PLN ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Kami akan melaporkan pada Badan Perlindungan Konsumen Nasional. Bahwa banyak konsumen yang berkeluh kesah dan kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh PT PLN ini. Sehingga kami mendesak kepada PLN tidak hanya berbenah, tapi ini juga kenapa? Apa karena Dirutnya sebelumnya di tahan KPK atau seperti apa?” ujarnya.(Det).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here