Home Nasional Evaluasi Pilkada 2018 Dipakai untuk Pemilu

Evaluasi Pilkada 2018 Dipakai untuk Pemilu

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Komisi II DPR menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Rapat tersebut membahas evaluasi pelaksanaan Pilkada 2018 dan persiapan menuju Pemilu 2019. Evaluasi pelaksanaan pilkada serentak diharapkan dapat menjadi masukan dan penguatan langkah preventif yang bisa dilakukan pelaksana pemilu.

Salah satu yang dibahas ialah mengenai indeks kerawanan pelaksanaan kampanye dan pemilu.

Indeks kerawanan pemilu (IKP) tertinggi ada di Provinsi Papua Barat sebesar 52,8%, disusul DI Yogyakarta 52,14%, dan Sumatra Barat 51,21%. Daerah dengan IKP terendah ialah Bangka Belitung sebesar 44,18%, DKI Jakarta 44,79%, dan Bali 44,71%.

“Di Papua, misalnya, terjadi penembakan petugas pemungutan suara, dan penundaan pencoblosan akibat adanya putusan KPU yang hanya meloloskan 2 pasangan calon di salah satu kabupaten di Papua dan lain sebagainya,” ujar Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo.

Kemendagri mencatat, terjadi sebanyak 3.133 pelanggaran pada Pilkada 2018, mulai yang ringan hingga berat dan menyebabkan sengketa pilkada. Setidaknya ada 71 gugatan sengketa dari hasil Pilkada 2018.

“Itu kita pelajari dan kita jadikan evaluasi agar tidak kembali terulang. Sementara saat ini, kendala lain yang juga jadi perhatian itu dalam masalah distribusi logistik,” ujar Hadi.

Logistik masih jadi dalam satu isu pelaksanaan pemilu di Indonesia. Distribusi yang sulit akibat akses dan letak geografis jadi alasan utama. Terutama di Provinsi Papua yang disebabkan letak geografis. Selain itu, masalah kertas suara yang hilang juga menjadi kendala di beberapa provinsi, seperti Jawa Barat dan Kalimantan Timur.

Ketua Komisi II DPR, Zainuddin Amali, mengatakan, evaluasi tersebut menjadi sangat penting untuk meminimalisasi berbagai kendala yang mungkin terjadi pada Pemilu Legislatif dan Presiden 2019.

“Ini untuk persiapan pilpres. Jadi, kami mendengarkan bagaimana hasil pelaksanaan pilkada untuk juga persiapan pilpres,” ujar Zainuddin.(Mei).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here