Home Nasional Ekonomi Digital Harus Seimbangkan Teknologi dengan Risiko

Ekonomi Digital Harus Seimbangkan Teknologi dengan Risiko

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Bank Indonesia (BI) terus memperkuat peran sebagai regulator di bidang sistem pembayaran era ekonomi digital ini.

Menurut Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi, BI mempunyai fungsi untuk menyeimbangkan perkembangan teknologi dengan risiko melalui 4 (empat) peran utama.

“Yaitu mengatur teknologi yang akan digunakan, menyiapkan sandbox untuk melakukan uji terhadap inovasi, memberikan izin dan melakukan pengawasan,” ujarnya di Universitas Lampung pada pembukaan Festival Edukasi Bank Indonesia (FESKABI), seperti dikutip dari keterangan resmi, Selasa (29/10).

FESKABI yang dulunya merupakan BI Goes To Campus adalah kegiatan sosialisasi dan edukasi secara rutin sejak tahun 2013 mengenai fungsi, tugas,  dan kebijakan terkini Bank Indonesia kepada generasi milenial khususnya mahasiwa di berbagai kota di Indonesia.

Kegiatan ini dilakukan secara terintegrasi, untuk meningkatkan pemahaman generasi milenial tentang kebijakan terkini BI. Selain kegiatan sosialisasi dan edukasi, rangkaian FESKABI juga memperlombakan kompetisi video dan blog yang telah dibuka sejak 26 September sampai 20 November 2019 dan terbuka untuk umum.

Tema FESKABI yang diusung tahun ini adalah “QRIS (QR Code Indonesian Standard): Pembayaran Digital Ala Milenial”. Hal ini sejalan dengan kebijakan BI yang berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan sistem pembayaran dan memfasilitasi perkembangan ekonomi digital dan inklusi keuangan Indonesia.

FESKABI selanjutnya akan dilaksanakan Universitas Negeri Manado pada tanggal 4 November 2019.(Mei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here