Home News Meski Ramai Corona, Jokowi Rapat Rencana RI Jadi Raja Minyak

Meski Ramai Corona, Jokowi Rapat Rencana RI Jadi Raja Minyak

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Wabah virus corona yang tengah marak saat ini tidak menyurutkan rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadikan Indonesia sebagai ‘raja minyak’. Target produksi minyak yang dibidik untuk menjadi raja minyak adalah 1 juta barel per hari (bph).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengatakan target untuk mencapai produksi minyak 1 juta bph, dibutuhkan waktu 10 tahun atau sampai 2030.

“Untuk itu memang kita harus melakukan banyak langkah untuk bisa meningkatkan produksi. Antara lain pertama, mempertahankan tingkat produksi lapangan-lapangan yang ada. Kemudian juga bisa melakukan program reserves to production, jadi sumber-sumber yang terdeteksi potensi jumlahnya bisa segera berproduksi. Kemudian juga program untuk melakukan recovery antara lain, steamflood, chemical enhanced oil recovery,” tutur Arifin di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/2).

Dia mengatakan, saat ini Indonesia memiliki 13.000 lubang bekas pengeboran minyak yang ditinggal dan bisa direaktivasi kembali. Namun perlu dilakukan mobilisasi tenaga ahli hingga peralatan untuk mengoptimalkan produksi minyak tersebut.

“Kalau di daerah yang sekarang ini banyak minyaknya ya seperti Rokan, ada 10 lokasi potensial. Itu contoh yang akan kita lakukan, ada 28 juga jumlah lokasi wilayah kerja (WK) yang harus kita optimalkan,” jelas Arifin.

Untuk merealisasikan hal tersebut, lanjut Arifin, pemerintah juga mendorong investasi asing masuk. Caranya dengan membuat tawaran-tawaran yang menarik.

“Penawaran investasi agar mereka bisa respons dengan baik. Dalam arti secara komersial positif kedua belah pihak. Kita harus memiliki program yang masif dan optimalkan sumber yang ada. Mudah-mudahan kita bisa kembalikan dari 700.000 barel per hari ke 1 juta, 10 tahun,” (Cnb).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here