Home News Kabareskrim: 2 Polri Aktif Pelaku Penyerangan Novel Baswedan

Kabareskrim: 2 Polri Aktif Pelaku Penyerangan Novel Baswedan

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya telah menangkap 2 orang anggota polri aktif terkait penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

“Informasi signifikan, telah mengamankan pelaku diduga melakukan penyiraman terhadap saudara NB,” kata Listyo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/12).

Dia menegaskan, keduanya berinsial RM dan RB dan ditangkap di kawasan Cimanggis, Depok Jawa Barat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta Kapolri Jenderal Idham Azis segera menuntaskan kasus teror terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan dan mengungkapkan dalam hitungan beberapa hari ke depan.

Bahkan presiden Joko Widodo yakin kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan dapat terselesaikan. “Saya yakin Insyaallah ketemu,” kata Presiden seusai acara peresmian ruas tol Serpong-Kunciran di Gerbang Tol Parigi, di Cilegon, Banten, Jumat (6/12).

Senin (9/12),diketahui Kapolri Jenderal Idham Azis akan dipanggil menghadap Jokowi. Ia akan meminta paparan perkembangan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Diketahui Presiden memberikan waktu kepada Kapolri Jenderal Idham AzisĀ  untuk menyelesaikan kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan hingga Desember 2019.

Pada 17 Juli 2019, Tim Pencari Fakta (TPF) kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan merekomendasikan Kapolri sebelumnya, Jenderal Pol Tito Karnavian, untuk melakukan pendalaman terhadap keberadaan tiga orang yang diduga terkait kasus tersebut dengan membentuk tim teknis dengan kemampuan spesifik.

Lalu pada 19 Juli 2019, Presiden memberikan waktu 3 bulan kepada Tito untuk menyelesaikan kasus tersebut. Seiring dengan pergantian Kapolri kepada Idham Aziz, presiden memberikan tambahan waktu untuk mengungkap kasus hingga Desember 2019.

Hingga kini, Polri belum mengungkap hasil temuan tim teknis. Adapun kasus Novel sudah berumur dua tahun lebih tanpa kejelasan siapa pelaku penyerangannya. Novel diserang dua orang tak dikenal usai menjalani salat subuh di masjid dekat rumahnya di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara, April 2017 lalu. (Mei).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here