Home News Jokowi Tegaskan Tidak Ada Target 100 Hari Kerja di Periode Keduanya

Jokowi Tegaskan Tidak Ada Target 100 Hari Kerja di Periode Keduanya

0
SHARE
Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan dalam peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan di Jakarta, Jumat (10/1/2020). Rakernas I partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih pada tahun 2020 tersebut bertemakan "Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional". ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj. *** Local Caption ***

Matanurani, Tangerang Selatan – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan sejak awal dirinya tidak menetapkan adanya target 100 hari kerjanya di masa periode kedua menjabat sebagai Kepala Negara.

“Saya sudah sampaikan sejak awal, tidak ada 100 hari. Karena ini keberlanjutan dari periode pertama ke kedua. Ini terus. Enggan ada berhenti, terus mulai lagi,” kata Jokowi di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/1).

Mengenai pencapaian kinerjanya selama 100 hari, Jokowi meminta awak media untuk menanyakan ke para menteri yang bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju. Karena masing-masing menteri telah diberikan Key Performance Indicators (KPI) dalam menjalankan tugasnya.

“Itu yang coba ditanyakan ke menteri-menteri. Sudah saya beri KPI sendiri-sendiri yang jelas, yang konkret. Jelas, angka-angka jelas semuanya. Tanyakan langsung ke menteri-menteri. Semuanya harus berada posisi speed yang tinggi karena kita memiliki target yang kita arah yang kita tuju,” ujar Jokowi.

Seperti diketahui, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk periode 2019-2024.

Jokowi dan Ma’ruf resmi menjalankan peran sebagai presiden dan wapres setelah dilantik dalam acara yang berlangsung di Gedung MPR pada Minggu (20/10/2019). (Bes).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here