Home News Jokowi Perintahkan Bulog Berbenah

Jokowi Perintahkan Bulog Berbenah

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Presiden Joko Widodo memerintahkan Perum Bulog membenahi pengelolaan cadangan beras pemerintah. Jokowi tak ingin masalah penumpukan beras Bulog berlarut-larut.

“Saya minta dibenahi manajemen pengelolaan cadangan beras pemerintah. Penumpukan stok beras yang tidak tersalurkan harus jauh-jauh hari kita pikirkan dan kita putuskan,” kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, (4/12).

Jokowi mengatakan perbaikan pengelolaan cadangan beras dapat dilakukan lewat efesiensi dan keandalan manajemen logistik. Keduanya menjawab kekurangan dalam aspek ketersediaan sekaligus keterjangkauan pasokan beras.

“Kuncinya efesiensi dan keandalan dalam manajemen logistik,” tegas dia.

Di sisi lain, Jokowi meminta terobosan dan pola baru dalam memvalidasi data produksi beras di Tanah Air. Ketersediaan beras dalam negeri berkaitan dengan data produksi beras yang disuguhkan kementerian atau lembaga teknis.

“Saya minta regulasinya segera diselesaikan dan dibereskan. Dibuat pola-pola baru dan terobosan baru,” ucap dia.

Bulog meminta Kementerian Keuangan mengalokasikan anggaran kepada BUMN pangan tersebut untuk kebijakan disposal stock atau pembuangan beras yang mengalami penurunan mutu. Setidaknya, ada 20 ribu ton dari stok cadangan beras pemerintah (CBP), senilai Rp160 miliar, dengan rata-rata harga pembelian Rp8 ribu per kilogram akan dimusnahkan.

“Ini yang jadi masalah. Dari pemerintah sudah ada (aturannya), di Kemenkeu belum ada anggaran. Ini kami sudah usulkan. Kami sudah jalankan sesuai Permentan, tetapi untuk eksekusi disposal anggaran tidak ada. Kalau kami musnahkan, gimana penggantiannya,” beber Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh.

Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), menyebutkan CBP harus dilakukan disposal apabila melampaui batas waktu penyimpanan, yakni paling sedikit empat bulan, dan berpotensi atau mengalami penurunan mutu.

Batas waktu simpan terhitung mulai CBP disimpan di gudang Bulog. Permentan tersebut mulai berlaku Oktober 2018.(Mei).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here