Home News Jokowi Pastikan Bio Farma Siap Produksi 100 Juta Vaksin Corona Sinovac

Jokowi Pastikan Bio Farma Siap Produksi 100 Juta Vaksin Corona Sinovac

0
SHARE
Handout picture released by the Sao Paulo State Government press office showing a box of the COVID-19 vaccine produced by the Chinese company Sinovac Biotech prior the trials at the Hospital das Clinicas (HC) in Sao Paulo state, Brazil, on July 21, 2020. The vaccine trial will be carried out in Brazil in partnership with the Brazilian Research Institute Butanta. - The vaccine trial will be carried out in Brazil in partnership with the Brazilian Research Institute Butanta. (Photo by Handout / Sao Paulo State Government / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / SAO PAULO STATE GOVERNMENT " - NO MARKETING - NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS

Matanurani, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bila uji klinis tahap ketiga berhasil dilaksanakan, maka BUMN Farmasi PT Bio Farma sudah siap memproduksi 100 juta vaksin corona atau Covid-19 per tahun.

Dalam Tweetnya di akun twitter @jokowi, Rabu (22/7), Jokowi mengatakan pemerintah akan melaksanakan uji klinis vaksin Covid-19 tahap ketiga. Dalam proses uji klinis tersebut akan melibatkan 1.620 sukarelawan.

“Kta akan melaksanakan uji klinis vaksin Covid-19 tahap ketiga dengan melibatkan 1.620 sukarelawan,” tweet Jokowi.

Untuk pelaksanaan uji klinis ini, lanjut Jokowi, pemerintah bekerja sama dengan BUMN PT Bio Farma (persero) dan juga Universitas Negeri Padjajaran, Bandung. Seluruh proses dan protokol fase uji klinis tersebut akan mendapatkan pendampingan ketat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mantsn Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan jika proses uji klinis berhasil, nantinya pemerintah siap memproduksi secara massal vaksin Sinovac tersebut sebanyak 100 juta dosis per tahun.

“Proses dan protokolnya mendapat pendampingan secara ketat oleh BPOM. Apabila berhasil, BUMN Bio Farma siap memproduksi vaksin ini dengan kapasitas 100 juta dosis per tahun,” tulis Jokowi.

Seperi diketahui, uji klinis vaksin Covid-19 tersebut saat ini sudah berada pada tahap ketiga dengan melibatkan 1.620 sukarelawan. Hasil uji klinis tersebut nantinya akan dibandingkan dengan hasil uji klinis yang sama di berbagai negara. Kemudian akan mulai diproduksi secara massal pada awal Januari 2021. (Cen).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here