Home News Ibu Hamil Selamat dari Kecelakaan KM Sinar Bangun di Danau Toba

Ibu Hamil Selamat dari Kecelakaan KM Sinar Bangun di Danau Toba

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Sejumlah korban tenggelamnya KM Sinar Bangun dalam rute penyebrangan Simanindo-Tiga Ras di Danau Toba, Parapat, Sumatera Utara telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Terdapat ibu hamil dan sejumlah anak yang selamat telah dievakuasi.

Santika, 20 yang dalam keadaan hamil ialah satu dari tiga orang korban yang selamat dari kecelakaan kapal itu dan telah dirawat di RSU dr.Hadrianus Sinaga. Saat ini kondisinya masih trauma dan suaminya belum berhasil dievakuasi. Selain Santika dua korban lain yang dirawat di rumah sakit yang sama ialah Hernando Lingga, 24, asal Dusun I Pardamean, Rahman Syahputra, 22, asal desa Sukaraja.

Berdasarkan keterangan Hernando, KM Sinarbangun sudah berlayar sekitar 30 menit dari Simanindo, sebelum akhirnya oleng dan tenggelam. Menurutnya, kapal mulai dipenuhi air pada bagian bawahnya.

“Saat itu angin dan ombak sangat kencang,” ujarnya.

Jumlah penumpang kapal, menurutnya, cukup padat, diperkirakan sekitar 100 orang penumpang. Ia menambahkan dalam kapal tersebut terdapat sejumlah anak anak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Samosir Mahler Tamba menjelaskan bahwa sejauh ini sudah dilakukan evakuasi oleh sejumlah kapal penyebrangan.

KMP Sumut 2 berhasil mengevakuasi tiga orang kondisi selamat, sedangkan KMP Sumut 1 mengevakuasi satu orang selamat dan satu orang wanita yang meninggal dunia. Korban yang ada di kedua kapal tersebut telah dibawa ke Puskesmas Simalungun.

“Sedangkan untuk yang diselamatkan kapal kayu Sinta damai sebanyak 14 orang penumpang kondisinya masih belum terupdate. Kapal sendiri diperkirakan tenggelam sejauh 1 mil dari pelabuhan Tigaras,” terang Mahler.

Selain itu juga terdapat empat orang korban selamat yakni Muhamad Fitri, 21, dari Indra Pura, Heri Nainggolan, 23, dari Panitongah, Jamuda, 17, dari Parbungabunga, dan Juita dari Serbelawan.

Berdasarkan info terakhir terdapat 15 orang lannya yang dalam kondisi selamat di Simanindo. (Mei).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here