Home News Efek Corona, Pilkada Serentak 2020 Tetap Berjalan Sesuai Jadwal

Efek Corona, Pilkada Serentak 2020 Tetap Berjalan Sesuai Jadwal

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD memastikan bahwa pelaksanaan Pilkada serentak yang dijadwalkan pada September 2020 akan tetap berlangsung atau berjalan seperti biasa dan tidak terhambat dengan adanya wabah virus corona (Covid-19).

“Tidak ada perubahan rencana, jadwal Pilkada serentak yang akan berlangsung Bulan September itu masih terjadwal seperti biasa dan persiapan teknis operasionalnya, persiapan politisnya, persiapan keamanan, dan hukumnya sekarang berjalan seperti biasa,” katanya dikutip laman Setkab, Rabu (18/3).

Pilkada serentak akan diselenggarakan kembali pada 2020 dengan jadwal pencoblosan 23 September 2020. Setidaknya terdapat 270 daerah yang menggelar Pilkada. Ini tahapan dan jadwal lengkapnya.

“Jadi tidak perlu mengembangkan spekulasi akan ada penundaan Pilkada serentak, apakah itu di sebagian wilayah Indonesia apalagi di seluruh wilayah Indonesia, tidak ada rencana perubahan itu,” sambungnya.

Pilkada 2020 diikuti oleh 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota. Sementara itu proses pemungutan suara dijadwalkan bakal berlangsung pada 23 September 2020.

Adapun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengeluarkan Peraturan KPU Nomor 15/2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Walikota tahun 2020.

Di sisi lain di tengah merebaknya wabah Corona, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas penanganan Covid-19. Kepala BNPB Doni Monardo telah diberi wewenang untuk melakukan koordinasi dengan daerah-daerah.

Dalam aturannya, Mahfud MD menyebutkan pemerintah meminta seluruh daerah membuat kebijakan khusus terkait dengan penanganan Covid-19. Namun keputusan itu harus berkonsultasi dengan Satgas Pusat agar ada koordinasi.

“Pemerintah sudah menjamin tidak akan terjadi kelangkaan bahan-bahan pokok, itu semuanya sudah dikerahkan dengan segala daya. Jadi kalau ada istilah refocusing dan realocating anggaran APBN dan APBD untuk memusatkan perhatian dalam rangka penyelamatan rakyat dari serangan korona ini, maka itu artinya dari segala bidang,” ujar Menko Polhukam.(Bis).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here