Home News DPR RI Sahkan UU Protokol Ke Enam Jasa Keuangan AFAS

DPR RI Sahkan UU Protokol Ke Enam Jasa Keuangan AFAS

0
SHARE
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Matanurani, Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) mengesahkan Undang-Undang protokol keenam jasa keuangan Asean Framework Agreement (AFAS). Pengesahan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna yang diselenggarakan dengan dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Koordinator bidang Ekonomi dan Keuangan Taufik Kurniawan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, disahkannya Undang-Undang AFAS, maka Industri perbankan dalam negeri bisa lebih berkembang lagi. Pasalnya, melalui Undang-Undang ini, perbankan bisa melakukan ekspansi ke pasar Asia Tenggara (ASEAN).

“Dengan disahkannya protokol keenam ini bisa jadi akses jasa keuangan ke pasar Internasional khususnya Asean. Kita yakini akan menjaga industri (keuangan) di dalam negeri. Dan ini bisa menjadi keuntungan yang sebesar-besarnya bagi kemakmuran bangsa Indonesia,” ujarnya di Gedung DPR-RI, Jakarta, Kamis (26/4).

Menurut Ani sapaan akrab Sri Mulyani, saat ini masih sangat sedikit sekali Bank Nasional yang melakukan ekspansi keluar negeri. Pasalnya banyak yang beranggapan jika ekspansi bank ke luar negeri meskipun dalam ruang lingkup Asean disebut menyulitkan.

“Pelaku untuk melakukan ekspansi saat ini sangat sedikit bank nasional yang memiliki cabang di luar negeri. Melalui protokol keenam ini bagi perbankan nasional untuk bisa masuk ke Asean yang dimulai dari Malaysia,” jelasnya.

Selain mendorong untuk ekspansi ke wilayah Asean, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga menyebut jika pemerintah akan berkomitmen untuk menjaga stabilisasi perbankan dalam negeri akan mampu bersaing dengan bank-bank asing asal negara Asean lainya. Pasalnya dengan disahkannya UU AFAS, maka bank-bank asal Asean lainya juga diizinkan untuk masuk dan ekspansi di Indonesia.

Seperti, adanya penambahan kantor cabang bank-bank asal Asean di Kota Makasar. Selain itu, Indonesia dan Malaysia juga mengizinkan tiga Qualified Asean Banking (QAB) bisa beroperasi dimasing-masing negara melalui Asean Banking Integratuon Framework (ABIF).(Oke).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here