Home News Daftar 7 Perusahaan Asing yang Bawa Rp11,9 Triliun ke Indonesia

Daftar 7 Perusahaan Asing yang Bawa Rp11,9 Triliun ke Indonesia

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Presiden Joko Widodo meninjau Kawasan Industri Terpadu Batang dan Relokasi Investasi Asing ke Indonesia, di Batang, Jawa Tengah. Sebanyak tujuh perusahaan yang berasal dari Amerika Serikat, Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan memastikan akan merelokasi usaha mereka ke Indonesia.

Total nilai investasi dari tujuh perusahaan tersebut mencapai USD850 juta (sekitar Rp11,9 triliun) dengan potensi penyerapan tenaga kerja hingga 30 ribu orang. Perusahaan-perusahaan ini memindahkan pabrik mereka dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Jepang, Taiwan, Thailand, Malaysia, dan Korea Selatan.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa proses menarik investasi dari tujuh perusahaan ini dilakukan secara intensif. Kepala BKPM membentuk tim satuan tugas (satgas) khusus relokasi investasi. Tim tersebut kemudian mengawal perizinan perusahan mulai dari kementerian/lembaga terkait hingga pemerintah daerah.

“Prosesnya sangat intensif. Kami langsung ‘ketuk pintu’ perusahaan satu per satu, untuk meyakinkan bahwa Indonesia adalah lokasi yang tepat bagi pabriknya. Luar biasa tantangannya. Tapi justru di situlah BKPM harus bekerja kreatif dan responsif. Kita lakukan pendekatan yang tidak biasa. Dan Alhamdulillah sudah ada hasilnya di tahap awal ini,” ungkap Bahlil dalam kunjungan kerja bersama Presiden Joko Widodo ke Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, Selasa, (30/6).

Ketujuh perusahaan yang merelokasi investasi adalah:

1. Alpan Lighting (PT CDS Asia) dari Amerika Serikat, bidang usaha industri lampu dengan tenaga surya.
2. Sagami Electric (PT Sagami Indonesia) dari Jepang, bidang usaha industri komponen elektronika.
3. Denso (PT Denso Indonesia) dari Jepang, bidang usaha industri suku cadang kendaraan bermotor.
4. Panasonic (PT Panasonic Manufacturing Indonesia) dari Jepang, bidang usaha industri barang elektronika.
5. Meiloon (PT. Meiloon Technology Indonesia) dari Taiwan, bidang usaha industri speaker, audio dan video elektronik.
6. Kenda Tire (PT. Kenda Rubber Indonesia) dari Taiwan, bidang usaha industri ban.
7. LG Electronics (PT. LG Electronics Indonesia) dari Korea Selatan, bidang usaha industri perlengkapan elektronika.

Selain tujuh perusahaan tersebut, terdapat 17 investor lain yang telah menyampaikan minat untuk melakukan relokasi atau diversifikasi industrinya ke Indonesia. Salah satunya yaitu investor asal Korea Selatan, LG Chemicals yang menyampaikan komitmennya akan membangun industri baterai kendaraan terintegrasi dengan smelter.

Rencana nilai investasi LG Chemicals diperkirakan mencapai USD9,8 miliar dan menyerap hingga 14 ribu tenaga kerja. (Mei).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here