Home News BPS Catat Inflasi Maret 2021 0,08 Persen

BPS Catat Inflasi Maret 2021 0,08 Persen

0
SHARE

JAKARTA,22/07-RONTOKNYA BISNIS RITEL. Pengunjung bberbelanja kebutuhan pangan di sebuah pusat belanja di Jakarta, Senin (22/07). Pergeseran gaya berbelanja masyarakat ke platform dagang elektronik disinyalir turut memengaruhi penjualan fast moving consumer goods (FMCG) di ritel modern. Bank Indonesia, mencatat transaksi di platform dagang-el Indonesia sepanjang 2018 mencapai Rp77,766 triliun. Angka tersebut meroket 151% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp30,942 triliun. KONTAN/Fransiskus Simbolon/22/07/2019

Matanurani, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Konsumen pada Maret 2021 mengalami inflasi sebesar 0,08 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Setianto menyampaikan secara tahunan, inflasi pada Maret 2021 tercatat sebesar 1,37 persen (year-on-year/yoy).

“Kalau kita lihat menurut pengeluaran, inflasi diakibatkan oleh makanan, minuman, dan tembakau yang masih memberikan andil inflasi cukup besar,” katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis (1/4).

Setianto menjelaskan bahwa dari 90 kota IHK, sebanyak 58 kota mengalami inflasi dan 32 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Jayapura sebesar 1,07 persen dan inflasi terendah terjadi di Tangerang dan Banjarmasin, masing-masingnya sebesar 0,01 persen.

Sementara, deflasi tertinggi terjadi di Baubau sebesar -0,99 persen dan deflasi terendah terjadi di Palopo sebesar -0,01 persen. Adapun, inflasi pada Maret 2021 ini tercatat lebih rendah dari tingkat inflasi pada Februari 2021 baik secara bulanan maupun tahunan, yang saat itu inflasi tercatat sebesar 0,10 persen mtm atau 1,38 persen yoy. (Bis).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here