Home News Biden: Saya Presiden yang Mempersatukan

Biden: Saya Presiden yang Mempersatukan

0
SHARE
WILMINGTON, DELAWARE - NOVEMBER 07: President-elect Joe Biden addresses the nation from the Chase Center November 07, 2020 in Wilmington, Delaware. After four days of counting the high volume of mail-in ballots in key battleground states due to the coronavirus pandemic, the race was called for Biden after a contentious election battle against incumbent Republican President Donald Trump. (Photo by Tasos Katopodis/Getty Images)

Matanurani, Delaware – Presiden terpilih AS Joe Biden bersama wakil presiden terpilih Kamala Harris menyampaikan pidato pertama kemenangan mereka dalam Pilpres Amerika di Wilmington, Delaware, Sabtu (7/11) sekitar pukul 20.30 waktu setempat. Di hadapan pendukungnya, Biden menegaskan, dirinya adalah presiden yang akan mempersatukan seluruh warga AS

“Saya berjanji menjadi presiden yang tidak akan menciptakan perpecahan, tetapi yang mempersatukan. Siapa pun tidak akan melihat negara bagian berwarna merah atau biru, tetapi hanya melihat Amerika Serikat,” tegasnya. Warna merah dan biru yang dinyatakan Biden tersebut merujuk pada merah sebagai warna Partai Republik dan biru sebagai warna Demokrat.

Biden memenangi pilpres setelah merebut batas minimal suara elektoral 270, dari total 538 suara elektoral. Berdasarkan hasil penghitungan sementara, sebagaimana dikutip dari Fox News, Biden meraup 290 suara elektoral, sedangkan capres petahana Donald Trump memperoleh 214 suara elektoral.

Mantan wapres selama masa kepresidenan Barack Obama 2009-2017 itu mengklaim hasil sementara penghitungan suara sebagai “kemenangan yang jelas”. “Rakyat di negeri ini telah menyampaikan suaranya. Mereka mengirim pesan kepada kita kemenangan yang jelas. Kemenangan yang meyakinkan. Kemenangan bagi seluruh rakyat,” katanya.

Kepada pendukung Donald Trump, Biden menyampaikan dirinya menyadari ada kekecewaan. “Tetapi, saatnya kita memberi kesempatan satu sama lain. Kini saatnya membuang retorika yang saling menyerang, kita diinginkan suhu. Untuk mencapai kemajuan, kita harus berhenti menjadikan mereka yang tidak sependapat sebagai musuh kita. Mereka bukanlah musuh, mereka adalah sesama rakyat Amerika,” serunya.

Biden juga meminta partai-partai untuk mulai bekerja sama. “Jika kita bisa memilih untuk tidak bekerja sama, tentu kita bisa memutuskan untuk bekerja sama. Kerja sama adalah mandat dari pemiliha ini. Rakyat menghendaki kita untuk saling bekerja sama demi kepentingan mereka, dan pilihan inilah yang akan saya wujudkan,” tegasnya.

Penanganan Covid-19

Dia kembali menegaskan prioritasnya untuk menangani krisis akibat pandemi Covid-19. “Pekerjaan akan kita awali dengan mengendalikan Covid,” tegasnya.

Untuk itu, dia mengungkapkan akan membentuk sebuah panel yang terdiri dari para ahli terkait penanganan pandemi, di dalam tim transisi. “Semua hal yang akan terjadi sangat bergantung pada bagaimana kita membuat pandemi ini di bawah kendali kita,” jelasnya.(Fox).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here