Home News BI: Optimisme Konsumen Naik di Desember 2019

BI: Optimisme Konsumen Naik di Desember 2019

0
SHARE

Daya Beli Masyarakat Masih Terjaga: Pedagang beragam produk makanan dan minuman dalam kemasan di Jakarta Selatan, Senin (25/3). Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) hanya turun tipis dari bulan sebelumnya yang tercatat 125,5 menjadi 125,1. Pesta demokrasi yang akan berlangsung sebentar lagi diharapkan akan menaikan konsumsi makanan dan minuman. KONTAN/Baihaki/25/3/2019

Matanurani, Jakarta – Optimisme konsumen di penghujung tahun 2019 meningkat. Hasil survei konsumen yang dilakukan Bank Indonesia (BI) menunjukkan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Desember 2019 naik menjadi 126,4 dari bulan sebelumnya yang di level 124,2.

Peningkatan IKK ini disebabkan oleh peningkatan kedua komponen pembentuknya, yaitu Indeks Ekonomi Saat ini (IKE) yang naik 3,8 poin menjadi 113,1 dan Indeks Ekspetasi Konsumen (IEK) yang naik 0,5 poin menjadi 139,6.

Meningkatnya IKE didorong oleh kenaikan seluruh komponen pembentuknya, terutama indeks ketersediaan lapangan kerja yang naik sebesar 6,6 poin menjadi 10,1. Kenaikan tersebut terjadi pada responden dengan pendidikan SLTA, dengan rentang usia 20-30 tahun dan 40-60 tahun.

Meningkatnya indeks ketersediaan lapangan kerja didorong oleh berlangsungnya pembukaan lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta seleksi CPNS yang berlangsung sampai Desember 2019.

Sama halnya dengan indeks ketersediaan lapangan kerja, pada bulan Desember 2019 indeks pembelian durable goods naik 3,9 poin menjadi 117,5. Pembelian durable goods antara lain untuk produk elektronik, kendaraan, dan perabot rumah tangga yang didorong oleh maraknya promosi yang dilakukan oleh retailer pada akhir tahun 2019.

Selain itu, indeks penghasilan saat ini mengalami peningkatan 1,1 poin dari bulan sebelumnya menjadi 120,7. Meningkatnya indeks penghasilan saat ini sebagian besar terjadi pada responden dengan pengeluaran Rp. 3,1-4 juta per bulan, dengan rentang usia 51-60 tahun.

Sementara itu, Indeks Ekspetasi Ekonomi (IEK) enam bulan mendatang naik tipis 0,5 poin menjadi 139,6. Meningkatnya IEK disebabkan oleh kenaikan indeks ekspetasi penghasilan dan indeks ekspetasi ketersediaan lapangan kerja.(Ktn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here