Home News Beri Pengakuan saat di Jawa Tengah, Rocky Gerung: ILC Tempat Saya ‘Ngibul’,...

Beri Pengakuan saat di Jawa Tengah, Rocky Gerung: ILC Tempat Saya ‘Ngibul’, Orang Senang

0
SHARE
Matanurani – Pengamat politik Rocky Gerung memberikan pengakuan saat menjadi narasumber di acara talk show di Boyolali, Jumat (1/3/2019).

Seperti dilihat dari channel YouTube Rocky Channel, Rocky Gerung bersama mantan staf khusus Menteri ESDM Said Didu didaulat untuk mengisi talk show dengan topik ‘Menuju Indonesia dengan Akal Sehat’.

Dalam acara itu, Rocky mengatakan program acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang ada di tv One adalah tempatnya berbohong.

Hal ini bermula saat Rocky berbicara soal tema yang diangkat yakni akal sehat.

Menurutnya, akal sehat akan memberontak jika ada ketidakadilan yang diterima.

“Akal sehat itu berontak kalau nurani ada yang bohong ada yang tidak adil,” ujar Rocky Gerung.

Dosen Universitas Indonesia ini lalu mengatakan bahwa banyak ketidakadilan yang dirasakan oleh emak-emak sejak pagi.

“Saya menemukan nurani ketidakadilan itu diucapkan pagi hari oleh emak-emak karena emak-emak lah yang merasakan ketidakadilan hidup sehari-hari,” tambahnya.

Untuk menguatkan apa yang dikatakan adalah sebuah kejujuran, Rocky lalu membandingkan dengan perkataannya saat berada di ILC.

“Kalau ILC tempat saya ngibul (bohong), orang senang, kalau di sini enggak mungkin saya ngibul karena emak-emak mesti tahu saya ngibul. Karena ada intuisi tentang keadilan, mana yang benar, mana yang busuk,” tambah Rocky yang disambut tepuk tangan dari para hadirin.

Lihat videonya: 3.38:

Larangan Menonton ILC

Rocky Gerung sempat mengatakan ada larangan untuk menonton program acara Indonesia Lawyers Club (ILC).

Larangan itu menurut Rocky dilontarkan oleh seorang jurnalis senior yang tak disebutkan namanya oleh Rocky.

Hal tersebut diungkapkan Rocky Gerung saat menjadi bintang tamu di acara ulang tahun.

Mulanya, Rocky yang diminta untuk memberikan pidato sesuai dengan tema yakni, ‘Beda Itu Indah’.

Dirinya mengungkapkan memiliki catatan untuk ILC, di mana dalam acara tersebut, Rocky memang sering menjadi narasumber untuk berdiskusi dan berdebat.

“Saya mau kasih catatan, di dalam diskusi kemarin ada seorang jurnalis senior yang bahkan sangat senior, di dalam pemaparannya meminta supaya jangan menonton ILC itu,” ujar Rocky Gerung.

Dosen Universitas Indonesia ini merasa aneh dengan pernyataan tersebut.

Karena menurutnya ILC merupakan tempat untuk berdiskusi.

Sementara mendengar bahwa acaranya dilarang untuk tak ditonton, pembawa acara ILC, Karni Ilyas yang duduk di bangku penonton melihat Rocky hanya tersenyum.

Karni Ilyas tampak tersenyum lebar saat acaranya mendapatkan larangan untuk tak ditonton.

Rocky lalu melanjutkan alasannya untuk tidak mematuhi jurnalis senior itu.

Menurutnya, ILC merupakan forum bertukar logika.

“Itu agak ajaib bahwa jurnalis menganjurkan agar supaya jangan menonton forum akal sehat, sebetulnya saya merasa bahwa ILC itu bukan lagi logician club itu,” kata Rocky yang disambut tertawaan dari para hadirin.

“Apa namanya, Indonesia Logician Club, Club Logika Indonesia, karena memang kita ingin supaya logika itu jadi satu-satunya tata bahasa dalam hari-hari ini.”

Rocky lalu bercerita bahwa sejak dulu forum diskusi dan berdebat sudah terjadi, yakni di pasar.

“Dulu juga begitu, orang berdebat di pasar kira-kira abad ke-5 sebelum Masehi, demokrasi itu adanya di pasar, tempat orang berdebat,” tambahnya.

Karni Ilyas Dapat Tekanan Undang Rocky

Sedangkan Karni Ilyas juga sempat mengaku mendapatkan tekanan saat mengundang Rocky Gerung.

DilansirYouTube ILC pada Selasa (7/8/2018) silam.

Karni Ilyas mengaku dirinya kerap mendapat pernyataan apakah sebagai pemandu acara mendapat intervensi dari beberapa pihak, termasuk pemerintah mengenai acaranya.

Karni Ilyas menyebut jika dirinya paling banyak mendapat intervensi dari masyarakat untuk mengundang Rocky Gerung.

Menurutnya, sebagian meminta Rocky Gerung hadir di acaranya.

Tetapi ada banyak pula yang menekan dirinya agar tidak mengundang Rocky Gerung dalam acaranya.

“Sering saya ditanya, apakah sebagai Pemred atau sebagai host ILC apa banyak yang intervensi, apakah pemerintah mengintervensi, atau pemilik mengintervensi? Jawaban saya tidak,” ujar Karni Ilyas.

“Intervensi yang terbanyak justru datang dari masyarakat. Hampir ratusan tiap pekan saya menerima Twitter yang meminta agar Rocky Gerung wajib dihadirkan.”

“Tidak ada Rocky Gerung tidak ada party, no Rocky Gerung no Party. Tapi ratusan pula yang menekan saya agar Rocky Gerung jangan diundang.”

“Artinya tekanan itu dari mana-mana. Karena itu saya selalu mengatakan, bahwa saya itu ibarat orang yang berdiri di perempatan jalan. Kalau saya tidak ditabrak dari depan, saya akan ditabrak dari belakang.”

“Kalau tidak ditabrak dari kiri, saya akan ditabrak dari kanan, kata Margaret Tahcher, Perdana Menteri Inggris,” ungkap Karni Ilyas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here