Home News Arus Modal Asing Kembali Masuk Indonesia

Arus Modal Asing Kembali Masuk Indonesia

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Setelah pada Maret 2020 lalu terjadi outflow dana asing yang cukup besar akibat kepanikan di pasar keuangan global, pada triwulan II-2020 lalu aliran modal asing telah kembali masuk ke Indonesia (inflow).

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan, aliran modal asing dalam bentuk investasi portofolio pada triwulan II-2020 mencatat net inflow sebesar US$ 10,2 miliar.

Menurutnya, prospek berlanjutnya aliran masuk modal asing ini dipengaruhi besarnya likuiditas global sejalan pelonggaran kebijakan moneter negara maju, serta tingginya daya tarik aset keuangan domestik dan tetap terjaganya keyakinan investor terhadap prospek perekonomian domestik.

“Dengan yield imbal hasil yang masih relatif menarik, kemudian juga dengan komitmen yang penuh dari otoritas fiskal dan moneter dalam menjaga prudent dan governance serta tetap mempertahankan mekanisme pasar, ini yang membuat para investor tetap confidence, sehingga pasar SBN kita di triwulan II-2020 relatif stabil setelah mengalami tekanan pada Maret lalu,” kata Destry Damayanti dalam acara Kementerian Keuangan Corpu Talk secara virtual, Senin (20/7).

Destry menambahkan, meningkatnya aliran modal asing ini mendorong naiknya posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2020 yang menjadi US$ 131,7 miliar, setara pembiayaan 8,4 bulan impor atau 8,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah juga relatif terkendali. Desty mengungkapkan, selama 2020 (ytd), nilai tukar rupiah melemah 3,57%, namun tidak sedalam pelemahan nilai tukar sebagian emerging market lainnya.(Bes).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here