Home News Apa Khabar Holding Perbankan BUMN?

Apa Khabar Holding Perbankan BUMN?

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan segera membentuk sejumlah perusahaan holding yang terdiri dari beberapa perusahaan plat merah.

Holding tersebut antara lain holding perbankan, tambang, konstruksi, jalan tol, dan perumahan.

Menteri BUMN Rini M Soemarno pernah menyatakan bahwa pembentukan holding perbankan bakal terwujud pada 2018 mendatang. Lalu, bagaimana progresnya saat ini?

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro menjelaskan, saat ini progres pembentukan holding perbankan masih dalam tahap pembahasan.

Beberapa isu teknis juga masih dibicarakan, khususnya terkait dengan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Pasti kan di sektor perbankan kan ada (pengaturan), jadi penyelarasan. Kita diskusi misalnya isu pemegang saham pengendali,” kata Aloysius, di Jakarta, Senin (6/11).

Aloysius pun menerangkan, masih dibicarakan pula terkait dengan pengawasan perbankan. Oleh karena itu, Kementerian BUMN hingga saat ini masih melakukan sinkronisasi dengan OJK selaku pengawas industri perbankan.

“Justru kita lagi mensinkronisasi dengan aturan-aturan,” ujar Aloysius.

Sebagai informasi, dalam holding perbankan, BUMN yang akan menjadi induk adalah PT Danareksa (Persero). Danareksa akan membawahi empat bank pelat merah.

Keempatnya yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Selain keempat bank milik negara tersebut, perusahaan pelat merah lainnya juga akan bergabung dengan holding perbankan, yakni PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero). (Kps).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here