Home News Andalan Investasi Masih Berkutat di Pulau Jawa, Ruwetnya Izin Jadi Persoalan

Andalan Investasi Masih Berkutat di Pulau Jawa, Ruwetnya Izin Jadi Persoalan

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan, ke depan Pulau Jawa masih menjadi magnet investasi andalan dibandingkan di luar Pulau Jawa. Berdasarkan laporan BKPM, posisi investasi tertinggi berada di Provinisi DKI Jakarta mencapai sebesar Rp30,1 triliun, Provinsi Jawa Barat mencapai sebesar Rp28,0 triliun, Provinsi Jawa Timur mencapai sebesar Rp19,6 triliun dan Provinsi Banten mencapai Rp13 triliun.

“Sejumlah provinsi tersebut masih menjadi magent investasi, dan Pulau Jawa masih akan mendominasi,” ujar dia, di Jakarta, Rabu (22/7).

Dia menyebutkan posisi penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada kuartal II/2020 tercatat mencapai Rp94,3 triliun dengan investasi terbesar di lima provinsi di antara DKI, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten dan Riau dengan investasi mencapai Rp10,3 triliun.

Dia menandaskan persoalan hambatan perizinan masih terkait dengan ruwenya perizinan. Selain itu, ego sektoral serta tumpang tindih regullasi antar kementerian dan lembaga masih menjadi persoalan. Sebab itu, penting bahwa untuk mengurai masalah tersebut terkait perizinan diselesaikan satu pintu di BKPM.(Sin).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here