Home Pertanian Festival Riset Hutan Tropis dan Lingkungan Hidup Promosikan Hasil Iptek

Festival Riset Hutan Tropis dan Lingkungan Hidup Promosikan Hasil Iptek

0
SHARE

Matanurani, Tangerang –  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar Festival Riset Hutan Tropis dan Lingkungan Hidup di kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) Serpong, Tangerang, Selasa (13/8). Festival digelar sebagai upaya strategis mengenalkan dan mempromosikan hasil Iptek dan inovasi LHK.

Festival ini mengusung tema ‘Powering Knowledge and Science for Forest, Environment and People’. Tema ini diangkat sebagai upaya menguatkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai penggerak sosial untuk hutan, lingkungan, dan masyarakat.

Festival ini juga sebagai peringatan 106 tahun Badan Litbang dan Inovasi (BLI) yang lahir pada 16 Mei 1913, sekaligus peringatan ke-26 Pusat Litbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL) yang didirikan pada 12 Agustus 1993.

Festival disemarakkan dengan eksibisi iptek dan inovasi serta lima tema side events, yakni Timbel dan Merkuri di sekitar kita oleh P3KLL, Iptek, dan Inovasi Pengolahan Hasil Hutan oleh P3HH serta Peran Iptek dan Inovasi LHK oleh Biro Humas. Juga tentang Pengelolaan Gambut Tropis Berkelanjutan dan Aksi Kolaborasinya oleh P3HH serta Implementasi REDD+ Pembelajaran dari Kaltim oleh P3SEKPI dan Pemda Kaltim.

Kepala BLI, Agus Justianto mengatakan tingginya dinamika persoalan LHK dan terbatasnya sumber daya membuat peran Iptektidak lagi cukup memproduksi dan reproduksi pengetahuan.

“Namun harus diimbangi oleh co-produksi pengetahuan. Langkahnya yaitu mempromosikan dan mengkampanyekan, membangun jiwa kewirausahaan, memperluas jaringan kerja serta masuk dalam area kerja virtual,” ujarnya dilansir dari laman resmi KLHK, Selasa (13/8).

Ia menuturkan BLI terus bergerak aktif, proaktif, dan progresif dalam menjawab dinamika dan kompleksitas pengelolaan (LHK), termasuk menghadapi era industri 4.0 dan society 5.0. Menurut Agus, dalam menghadapi era Industri 4.0 sangat diperlukan keilmuan yang kompleks atau multi disiplin SDM dari seluruh komponen, khususnya para peneliti.

“Sesuai dengan tema HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 ini yaitu SDM Unggul, Indonesia Maju, BLI KLHK terus mempersiapkan sumber daya manusia yang terampil dan andal,” tukasnya.

Agus menilai bahwa Litbang tidak cukup lagi bergerak dalam pelayanan publik, namun diperluas dengan agenda-agenda komersialisasi dan bisnis. BLI sendiri, ungkapnya, menginisiasi industri pengetahuan.

“Pemasaran bergerak dari pemasaran secara fisik, diperkuat secara digital. Kapasitas SDM diperkaya dengan inisiatif-inisiatif wirausaha,” tandas Agus.(Aku).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here