Home Perbankan BI Bakal Ubah Skema Ruang Uji Coba Fintech Pembayaran

BI Bakal Ubah Skema Ruang Uji Coba Fintech Pembayaran

0
SHARE

Matanurani, Jakarta — Bank Indonesia (BI) akan mengubah skema ruang uji coba (sandbox) bagi perusahaan teknologi yang bergerak di sektor keuangan (financial technology/fintech) khusus pembayaran (payment system). Nantinya, skema sandbox bagi perusahaan fintech pembayaran akan mengarah ke pengembangan (development sandbox) dan menggantikan skema saat ini yang mengarah pada pengaturan (regulatory sandbox).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan saat ini perusahaan fintech pembayaran perlu lulus dari tahap regulatory sandbox sebelum mengajukan izin ke BI. Sesuai Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) BI Nomor 19 Tahun 2017 tentang Ruang Uji Coba Terbatas Teknologi Finansial, perusahaan fintech harus memenuhi unsur perlindungan konsumen, menyampaikan laporan uji coba, dan memenuhi perundang-undangan yang berlaku selama masa regulatory sandbox.

Namun, di dalam skema development sandbox, BI akan mengajak asosiasi fintech dan pemerintah untuk mengembangkan perusahaan rintisan (startup) fintech pembayaran secara bersama alih-alih menguji cobastartup fintech yang sudah terbentuk.

“Selama ini BI lebih menunggustartup yang mengajukan izin, khususnya terkait payment system. Tapi, ke depan, kami akan bergandengan tangan dengan pemerintah dan asosiasi untuk mengembangkan startup secara bersama,” jelas Perry, Senin (23/9).

Ia menuturkan, perubahan sistem sandbox dilakukan agar sesuai dengan visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025 yang sebelumnya sudah disusun BI. Salah satu dari lima visi tersebut adalah integrasi ekonomi-keuangan digital nasional demi mendukung inklusi keuangan.

Maka dari itu, tak heran, jika perusahaan rintisan yang akan dikembangkan BI melaluidevelopment sandbox akan memiliki peran masing-masing. Misalnya, fintech terkait sistem pembayaran bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau fintech pembayaran khusus bagi pengelolaan keuangan daerah.

Setelah perusahaan rintisan itu terbentuk, nantinya fintech tersebut bisa mengajukan izin ke BI. Hanya saja, ia tak menyebut kapan perubahan skema sandbox ini berlaku.

“Ini salah satu contoh development approach (pendekatan pengembangan) tersebut, dan kami juga dengan beberapa pihak akan terus mempromosikan apakah pengembangan ini bisa dilakukan di Jakarta atau di daerah lain yang masih bisa digarap oleh startup,” jelas dia. (Cen).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here