Home Ekonomi OJK: SPKK 2013-2027 Jawab Tantangan Keuangan Global

OJK: SPKK 2013-2027 Jawab Tantangan Keuangan Global

0
SHARE
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono. idris rusadi putra ©2017 Merdeka.com

Matanurani, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan Strategi Perlindungan Konsumen Keuangan (SPKK) 2013-2027. Strategi ini diharapkan mampu menjawab tantangan keuangan global guna memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan bahwa OJK memiliki tugas mengatur, mengawasi dan melindungi konsumen.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S. Soetiono mengatakan, strategi ini disusun untuk dapat menjawab tantangan ke depan baik dalam lingkup nasional, mengantisipasi keterbukaan masyarakat ekonomi ASEAN, serta dinamika perkembangan teknologi keuangan (financial technology).

SPKK terdiri dari empat pilar yaitu infrastruktur, regulasi, pengawasan market conduct, dan edukasi komunikasi. Ini merupakan perangkat penting yang diperlukan dalam mewujudkan terjalinnya kepercayaan masyarakat dan level playing field di sektor jasa keuangan.

“Hal ini merupakan landasan bagi terjaganya stabilitas sistem keuangan agar industri keuangan memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia,” kata Kusumaningtuti di Jakarta, Selasa (6/6).

Dia mengatakan, perlindungan konsumen yang dibangun OJK meletakkan tanggung jawab konsumen dan lembaga jasa keuangan pada level yang sama serta mengusahakan ketersediaan infrastruktur pendukung penyelesaian sengketa. Selain itu, OJK juga memberikan arah dan pengawasan dalam mengupayakan bersama terciptanya budaya treating customers fairly di sektor jasa keuangan.

“Lembaga Jasa Keuangan menerapkan pendekatan product life cycle dengan tetap memperhatikan 5 prinsip perlindungan konsumen dalam mendesain produk, memasarkan, memanfaatkan dan menyelesaikan sengketa atas produk. Hal ini sebagai upaya agar konsumen dapat lebih memahami hak dan kewajiban serta risiko dari konsumsi produk atau jasa keuangan.” ungkapnya. (Mer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here