Home Ekonomi Menteri Enggar: Rekomendasi Impor PT Garam Diubah oleh KKP

Menteri Enggar: Rekomendasi Impor PT Garam Diubah oleh KKP

0
SHARE

Matanurani, Jakarta -Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berujar perubahan rekomendasi impor PT Garam dari garam konsumsi menjadi garam industri dibuat oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Karena itu, izin impor garam industri dikeluarkan sesuai rekomendasi tersebut.

“Ada (perubahan). Iya (dari KKP). Rekomendasinya kalau berubah, kami ubah izinnya. Rekomendasi nggak berubah, kami nggak berubah,” kata Enggar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat, (16/6).

Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 125 Tahun 2015 tentang Ketentuan Impor Garam, kementerian yang memberikan rekomendasi impor garam konsumsi adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sementara itu, impor garam industri tidak memerlukan rekomendasi.

Agar kejadian tak terulang, menurut Enggar, tata niaga garam ke depan harus diperbaiki. Enggar mengatakan seluruh kementerian dan lembaga terkait mesti duduk bersama untuk menyusun ulang tata niaga garam. “Ke depan, mesti kami bahas dulu,” ujar Enggar.

Sementara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan kementeriannya hanya mengeluarkan rekomendasi impor garam konsumsi. Rekomendasi itu diterbitkan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 125 Tahun 2015.

Kasus PT Garam bermula saat perseroan mendapat tugas mengimpor 226 ribu ton garak konsumsi tahun ini. PT Garam pun mengajukan izin impor tahap I sebanyak 75 ribu ton. Namun, Direktur Utama PT Garam Achmad Boediono diduga mengubah izin impor menjadi impor garam industri.

Achmad berniat menjual garam industri yang dikemas dalam bungkus garam konsumsi Rp 1.200 per kilogram. Padahal, harga impornya Rp 400 per kilogram. Keuntungan yang diperoleh pun bakal semakin besar karena impor garam industri mendapatkan pembebasan bea masuk.(Tem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here