Home Ekonomi Kadin Ingatkan Profesioalisme Pengusaha dan Peluang Pekerja Lokal Jadi Perhatian

Kadin Ingatkan Profesioalisme Pengusaha dan Peluang Pekerja Lokal Jadi Perhatian

0
SHARE

Matanurani, Balikpapan – Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo mengingatkan profesionalisme perusahaan dan pengusaha dan pekerja lokal menjadi perhatian dalam keikutsertaan pada proyek-proyek pemerintah khususnya di daerah.

Hal itu disampaikan EddyGanefo dalam kesiapan pengusaha dan pekerja lokal dalam menyambut proyek perluasan kilang Pertamina di Balikpapan. Adapun Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) untuk meningkatkan produksi dari 260 ribu barel menjadi 360 ribu barel per hari diperkirakan akan menyerap sekira 25 ribu lebih tenaga.

“Profesional itu tidak hanya terampil, sikap dan mental yang paling perlu dibentuk,” ujarnya, saat Gathering Optimalisasi Pekerja dan Pengusaha Balikpapan dalam Rangka Megaproyek RDMP Pertamina, di Le Grandeur Hotel, Kamis (27/7).

Untuk itu, lanjut Eddy Kadin Indonesia berupaya mendorong pengusaha dan pekerja lokal untuk menyiapkan diri dan mengantisipasi agar peluang ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Penyerapan tenaga lokal tidak akan semudah membalikkan telapak tangan. Pasalnya, dalam pelaksanaan proyek-proyek pasti membutuhkan tenaga terampil dan profesional,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Eddy persoalan mental, menjadi masalah serius bagi kalangan pekerja di Indonesia. Ketekunan dalam bekerja dipandang Eddy masih rendah. Pengusaha harus mampu menjawab hal ini dengan mempersiapkan perusahaan dan pekerja yang kompeten lterutama pada sisi mental kerja.

“Kita berharap tidak ada tenaga kerja yang datangnya telat, tapi istirahatnya cepat. Banyak merokok dan pulang duluan lalu minta upah lembur tinggi. Ini kejadian di Timur Tengah seperti di Dubai dan sebagainya. Pekerja indonesia terkenal malas,” tegasnya.

Selanjutnya, kata Eddy hal yang sama juga harus diperhatikan khususnya dari sisi kesiapan perusahaan. Jika ingin terlibat dalam proyek maka iperusahaan harus kredibel dan mempunyai kompetensi pekerjaan sesuai yang diinginkan. “Jangan sampai pengusaha Balikpapan hanya menjadi penonton,” tegasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kadin Balikpapan Sukadi mengamini hal tersebut. Menurut dia, jika tidak siap secara SDM maupun perusahaan, maka pengusaha lokal sebagai tuan rumah tidak akan menikmati proyek-proyek apapun di Balikpapan.

Ia mengapresiasi antusiasme pengusaha Balikpapan meningkatkan sumber daya manusia melalui Kadin yang sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan partisipasi 50 pengusaha dalam program peningkatan kompetensi oleh Kadin.

“Gathering ini untuk menindaklanjuti apa yang digariskan Pertamina. Sehingga pada waktunya RDMP berjalan, kita sudah siap untuk berpartisipasi. Kebutuhan tenaga welder (tukang las) saja dibutuhkan 3000 orang, safety man sekitar 500 orang. Belum electrical dan mechanical. Kalau tidak memiliki sertifikat, meskipun tenaga lokal tidak akan bisa diterima. Ini nanti yang akan merugikan kita,” tambahnya. (Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here