Home Ekonomi Holding BUMN Diklaim Hindari Saling Sikut Bisnis Plat Merah 

Holding BUMN Diklaim Hindari Saling Sikut Bisnis Plat Merah 

0
SHARE
Kantor Kementerian BUMN

Matanurani, Jakarta –  Presiden Joko Widodo sudah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2016 tentang holdingisasi BUMN. Cara itu diklaim bisa mengadakan para perusahaan plat merah di Indonesia lebih efisien dalam melaksanakan bisnis.

Holdingisasi BUMN ini juga bisa meminimalisir atau menghilangkan persaingan antar-BUMN sejenis. Begitu juga Perusahaan Swasta yang mempunyai bisnis sejenis bersama bisnis BUMN, tidak simple lagi memprovokasi yang bisa merusak BUMN.

“Holdingisasi hendak menguatkan hak istimewa pemerintah untuk tetap mempunyai saham mayoritas di anak perusahaan yang tergabung dalam holding,” ujar Ketua Umum Serikat Pekerja BUMN Arief Poyuono, dalam keterangannya Rabu, (7/6).

Arief menyampaikan, modal BUMN berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan, dan sudah sesuai bersama UU Nomor 19 tahun 2003. Sehingga, PP 72/2016 adalah produk Peraturan untuk mengatur BUMN dan enggak melanggar Undang-undang tentang keuangan negara maupun UU tentang BUMN.

Sementara itu pengamat kebijakan publik Universitas Indonesia, Oskar Vitriano menilai, holdingisasi yang dilaksanakan pemerintah untuk meningkatkan skala dari BUMN, dikarenakan skala itu penting dikembangkan untuk menghadapi globalisasi.

“Ibaratnya BUMN ini mau dijadikan harimau, harimau bila melawan kancil tentu hendak menang kan, so bersama holdingisasi ini kami dapat melawan perusahaan yang lebih besar,” katanya.

Tidak hanya itu, Oskar melihat holdingisasi ini untuk efisiensi BUMN itu sendiri yakni meminimalisir persaingan dalam tubuh BUMN itu sendiri, kemdian memudahkan tehnik untuk berkembang dan pada akhirnya dapat menguntungkan negara.

“Dengan Holdingisasi kapitalisasi BUMN dalam pasar menjadi kuat, baik di dalam negara maupun di luar negara, dengan demikian, BUMN siap go Internasional atau dalam pasar dunia,.” (Viv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here