Home Ekonomi Hasil KTT G20, Pimpinan Negara Sepakat Perangi Proteksi Perdagangan

Hasil KTT G20, Pimpinan Negara Sepakat Perangi Proteksi Perdagangan

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan, pihaknya bersama AS telah mencapai hasil positif dalam beberapa masalah, namun di beberapa bidang tetap sulit dilakukan.

“Saya puas karena kita telah mampu (mencapai kesepakatan). Kita harus menjaga agar pasar tetap terbuka,” ujar Merkel seperti dikutip Reuters, di Hamburg tadi malam.

Pada KTT G20 yang berlangsung dua hari di Hamburg, Jerman, para pemimpin negara sepakat untuk melawan proteksionisme dan untuk mempromosikan praktik perdagangan yang adil. Kesepakatan ini selaras dengan dorongan IMF, Bank Dunia, juga WTO.

Dengan keterbukaan ekonomi global, perbedaan pendapatan dan standar kehidupan di berbagai negara di dunia dapat diperkecil. “Tanpa kebijakan yang benar, penyesuaian terhadap berbagai perbedaan, perekonomian bisa menurun,” demikian penyataan bersama tiga lembaga tersebut.

Selain sektor perdagangan, sebanyak 19 negara anggota KTT G- 20 juga berkomitmen berpegang pada kesepakatan tentang perubahan iklim yang tertuang pada Piagam Paris. Dari 20 negara G-20, hanya AS yang terang-terangan menarik diri dari kesepakatan perubahan iklim karena Piagam Paris bakal mengganggu perekonomian.

Padahal, banyak pihak berharap AS tetap pada komitmen Paris karena Negara Paman Sam itu merupakan satu di antara penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia. Seperti diketahui, Presiden AS Donald Trump, yang memenangkan pemilu pada 2016 itu, mengusung platform “America First” yang merupakan jargon untuk mengutamakan kepentingan ekonomi negaranya.

Dengan skema tersebut, AS menyatakan keluar dari beberapa kesepakatan dan negosiasi perdagangan multilateral serta Perjanjian Paris mengenai perubahan iklim. Sehari sebelumnya, , Kanselir Merkel mengilustrasikan skenario 19 anggota G-20 melawan AS dan mengatakan bahwa para pemimpin sedang mempertimbangkan bagaimana mereka dapat mempresentasikan sikap yang berbeda ini dalam satu komunike bersama.

“Sangat jelas bahwa kami tidak dapat mencapai konsensus, namun perbedaan tersebut tidak selesai (hingga penutupan KTT G-20). Itu terlihat dengan jelas,” kata Merkel kepada wartawan pada akhir pertemuan dua hari tersebut.

Sedangkan para pemimpin negara lain seperti Perdana Menteri Inggris Theresa May, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dan Presiden Rusia Vladimir Putin mendukung bahwa Perjanjian Paris tidak dapat diubah.

“Pertumbuhan ekonomi dan kepentingan lingkungan dapat berjalan seiring. Itu menjadi bagian penting dalam KTT ini,” ungkap Trudeau, dilansir CNN.

Selain itu, para pemimpin negara yang hadir juga melayangkan apresiasi kepada Merkel yang mampu menjadi tuan ruah dengan amat baik.

“Anda (Merkel) luar biasa dan anda telah melakukan pekerjaan yang fantastis. Terima kasih banyak Kanselir,” ucap Trump.

Banyak pihak menilai keberhasilan Merkel memimpin KTT G-20 merupakan satu di antara modal diplomasi yang baik menjelang pemilihan kanselir Jerman. Merkel dikabarkan sedang membidik posisi kanselir untuk keempat kalinya secara berturut-turut. (Oke)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here