Home Ekonomi Geliat Bisnis Busana Muslim Jelang Lebaran

Geliat Bisnis Busana Muslim Jelang Lebaran

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Busana muslim kini sudah menjadi tren di kalangan perempuan Indonesia. Tak hanya ibu-ibu, kalangan remaja pun banyak mengenakan busana penutup aurat ini. Apalagi menjelang lebaran yang sudah mendekat.

Menangkap peluang ini, geliat bisnis busana muslim semakin bergairah. Hal itu tampak terasa bagi para pelaku usaha yang berada di Thamrin City Jakarta. “Rata-rata sebelum lebaran pembelian busana muslim sangat ramai baik pembelian eceran maupun grosiran yang akan dijual konsumen kembali ke daerah,” ujar Tia pemilik toko Gaya Hijab di lantai dasar Thamrin City Jakarta, Rabu, (31/5).

Toko yang sudah dirintisnya sejak tahun 2009 itu bisa meraup untung Rp 100 juta per bulannya dari bisnis busana muslim wanita Syarii. “Kami menjual dengan harga Rp 250 ribu hingga Rp 450 ribu untuk satu stel baju muslim Syarii,” akunya.

Tia menjelaskan, ramainya pembelian busana muslim juga terjadi karena masyarakat kini semakin terbiasa mengenakan busana muslim pada acara-acara resmi selain itu, acara pengajian serta dipakai untuk seragam umrah. “Busana muslim makin diminati dan dipakai di acara-acara resmi dan juga jadi seragam umrah dan pengajian,” katanya lagi.

Hal yang sama juga diakui Naya pemilik toko Fafifa yang juga berlokasi di lantai dasar. “Dibandingkan perdagangan di bulan Ramadhan tahun lalu, sekarang jauh lebih ramai dan meningkat secara signifikan mencapai 100 persen,” ujar Naya.

Ramainya pengunjung yang berbelanja busana muslim untuk keperluan lebaran, diakui Naya, tidak terlepas dari berbagai kemudahan dan fasilitas terutama lokasi yang mudah dijangkau dan kenyamanan berbelanja di Thamrin City.“Banyak pengunjung lebih memilih berbelanja di Thamrin City karena mudah dijangkau dan lebih nyaman berbelanja disini,” katanya.

Peningkatan penjualan busana muslim juga diakui oleh Neeta, pemilik toko Neeta di Lantai dasar blok E Thamrin City. “Penjualan busana muslim bulan Ramadhan ini jauh lebih meningkat dari tahun sebelumnya, dengan omset antara Rp 45 juta – Rp 100 juta,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama General Manager Operasional Thamrin City, Adi Adnyana menyambut baik keuntungan para pelaku usaha dalam bisnis busana muslim di Tahmrin City.

Menurut dia, pengelola pusat belanja Thamrin City akan terus berupaya memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik bagi para pedagang maupun pengunjung yang datang berbelanja. “Thamrin City akan terus memperbaiki fasilitas dan meningkatkan pelayanan, demi kenyamanan dan keamanan berbelanja di Thamrin City,” tandasnya.(Loy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here