Home Ekonomi BEI Berharap Penentuan Posisi DK OJK Tak Ngawur

BEI Berharap Penentuan Posisi DK OJK Tak Ngawur

0
SHARE
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI Samsul Hidayat. (Foto: Okezone)

Matanurani, Jakarta – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menetapkan Ketua dan anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK) periode 2017-2022. Namun, masing-masing jabatan Kepala Eksekutif belum ditetapkan dan akan ditentukan oleh internal OJK.

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat mengharapkan agar masing-masing posisi kepala eksekutif sesuai dengan latar belakang atau background masing-masing anggota yang terpilih.

Adapun nama-nama yang terpilih, di antaranya Nurhaida yang kembali menjadi anggota OJK untuk angkatan kedua. Tirta Segara, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia dan Riswinandi, Direktur Utama PT Pegadaian. Kemudian, Heru Kristiyana mantan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK dan Hoesen, Direktur Bursa Efek Indonesia, serta Ahmad Hidayat, Direktur Departemen Keuangan Internal BI.

“Kalau sesuai usulan presiden, nama-nama itu sudah ada policy-nya mudah-mudahan tidak terlalu menyimpang (jabatannya),” kata Samsul di Jakarta, Jumat (9/6).

Dia pun memperkirakan, masing-masing nama di atas akan mengisi posisi yang paling sesuai dengan latar belakang mereka. Sehingga, masing-masing anggota memang memahami pos yang mereka tempati.

“Karena mestinya sesuai dengan apa yang diharapkan kandidatnya sendiri, kemudian kalau enggak salah ini sudah di-quote juga dari presiden ke DPR walaupun enggak ditentukan, tapi kelihatannya sih seperti sudah mengarah ke posisi masing-masing,” tambahnya.

Nantinya, OJK secara internal menetapkan enam anggota tersebut menjadi Wakil Ketua dan lima anggota yang masing-masing merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan; Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya; Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal; Ketua Dewan Audit; dan Kepala Eksekutif Edukasi dan Perlindungan Konsumen. (Oke).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here