Home Benny's Wisdom Benny Pasaribu: Partai Hanura Mengutuk para Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya

Benny Pasaribu: Partai Hanura Mengutuk para Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Hanura Benny Pasaribu menyampaikan keprihatinan mendalam dan simpati bagi para korban teror bom 9 meninggal dan 40 luka-luka dan identifikasi korban masih berlangsung dan bisa bertambah lagi jumlah korbannya di 3 Gereja di Surabaya, Minggu, (13/5) pagi.

Partai Hanura sangat kecewa dan mengecam keras atas tindakan bom bunuh diri di lokasi rumah ibadah di Surabaya.

“Kita melihat pengeboman rumah ibadah ini merupakan perbuatan kejahatan kemanusiaan dan tidak beradab karena membunuh sesama anak bangsa yang tak berdosa dan mengintimidasi sesama warga bangsa,” kata Benny kepada matanurani, di Jakarta, Minggu (13/5).

Benny meyakini tidak ada satu agama apapun yang mentolerir perbuatan seperti ini karena Indonesia sedang giatnya menjaga suasana kondusif dan aman menjelang Puasa dan Pilkada serentak 2018.

“Saya mengajak seluruh umat Kristen agar tidak terpancing. Marilah kita doakan agar para korban meninggal dunia diberi tempat di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarganya diberi kekuatan dan ketabahan,” jelas Benny.

Benny juga meminta semua warga bangsa untuk mendoakan agar para penjahat kemanusiaan segera bertaubat. Kita juga berdoa agar aparat keamanan diberikan kemampuan dan hikmat kebijaksanaan dalam rangka memulihkan kondusivitas keamanan di seluruh tanah air Indonesia dan memastikan adanya penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu.

“Konstitusi kita telah menegaskan bahwa Negara wajib melindungi setiap warganya. Negara wajib hadir dan tidak boleh kalah melawan terorisme.” tegas Benny.

Benny juga mengajak seluruh warga bangsa di tanah air agar tetap tenang dan mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada pemerintah dan penegak hukum.
“Sebagai warga bangsa, kita harus tunduk dan menjunjung tinggi konstitusi dan jangan memaksakan kehendak melampaui mekanisme hukum,” ujar Benny yang juga Sekjen BPO DPN HKTI yang saat ini dinakhodai Jenderal Purn Moeldoko.

Benny yakin dan percaya bahwa tidak ada satu ajaran agama apapun yang mendukung radikalisme, terorisme dan kejahatan kemanusiaan lainnya. Untuk itu seluruh komponen masyarakat Indonesia, khususnya para pemimpin agama kita doakan agar tetap setia dalam menanamkan rasa persaudaraan antar sesama umat beragama, dan menebarkan pesan-pesan perdamaian, kemanusiaan, dan kebangsaan.

Segala bentuk aspirasi dan perbedaan pendapat di antara sesama anak bangsa hendaknya dapat diselesaikan dengan jalan musyawarah atau mekanisme hukum yang berlaku. Itulah peradaban yg terbaik yg diwariskan oleh para pendiri dan leluhur bangsa ini.

“Belajar dari peristiwa ini, supaya negara tidak boleh kalah melawan terorisme, maka Partai Hanura akan lebih pro aktif mendukung dikeluarkannya UU Anti Terorisme. Aparat Keamanan wajib memiliki landasan hukum yang kuat untuk melakukan pencegahan dan tindakan tegas terhadap pelaku terorisme”, kata Benny. (Smn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here