Home Benny's Wisdom Benny Pasaribu: Bangun Peradaban untuk Nusantara Jaya

Benny Pasaribu: Bangun Peradaban untuk Nusantara Jaya

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Benny Pasaribu mengatakan Hanura akan terus mendorong pembangun peradaban sebagai wujud dalam 4 pilar kebangsaan dan inti dari Nawacita untuk nusantara jaya.

“Nawacita itu pada intinya adalah membangun peradaban bangsa. Dan wujud peradaban itu sudah jelas digariskan dalam 4 Pilar kebangsaan, yakni: Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Benny kepada matanurani di Jakarta, Sabtu (9/6).

Peradaban sendiri kata Benny, mengutip buku Samuel P Huntington ‘ merupakan suatu identitas terluas dari budaya, yang teridentifikasi dalam unsur-unsur objektif seperti, bahasa, agama, sejarah, institusi, kebiasaan melalui identifikasi diri yang subjektif.

“Jadi dari sisi budaya Candi Borobudur itu identitas, dan sejarah dari buah pembangunan peradaban kita,” kata Benny.

Sedangkan dari sisi ekonomi dan industrinya disebutkan Benny adalah pembangunan peradaban dengan memprioritaskan pada 4 sektor industri unggulan diantaranya Agroindustri, Maritim dan Perikanan, Pariwisata, serta Ekonomi kreatif dan budaya.

Prioritas, karena ke empat sektor industri tersebut menjadi keunggulan komparatif bangsa karena didukung oleh kondisi alam dan juga banyak melibatkan masyarakat yang mencari pendapatannya pada sektor-sektor industri tersebut.

“Semua sektor ini memerlukan revolusi industri 4.0. Dan merupakan keunggulan komparatif bangsa yang harus ditransformasikan menjadi keunggulan kompetitif melalui kebijakan ekonomi yang benar dan tepat sasaran,” ungkap Benny.

Disamping itu kesuksesan industrialisasi di 4 sektor ini menurut Benny akan membawa sukses pula dalam pengembangan ekspor. Hanya saja stimulus diperlukan untuk mendorong investasi masuk ke daerah terutama yang fokus pada 4 sektor tersebut.

“Perijinan perlu dipermudah, kawasan industri dan cluster industrinya dibangun lengkap dengan pelabuhan dan pasokan energi yang cukup. Dan pemerintah daerah sebaiknya bisa lebih fokus menjamin ketersediaan pasokan bahan baku yang cukup ke industri dalam negeri,” terang tokoh peduli petani itu.

Sementara untuk meningkatkan kesejahteraan pendapatan petani dan rakyat banyak perlu melibatkan badan usaha Koperasi dan UMKM yang fokus pada dua arah kebijakan.

Pertama adalah peningkatan produktivitas dengan cara menyediakan sarana produksi, alsintan (alat pertanian dan mesin pertanian) dan teknologi pasca panen serta pendidikan vokasi.

Kedua adalah peningkatan nilai tambah melalui Industrialisasi pada produk-produk yang dihasilkan oleh petani.

“Maka dengan demikian kalau pembangunan peradaban di semua daerah berhasil dilakukan dengan mengutamakan produk unggulan daerah dan kearifan lokal, maka Indonesia akan cepat maju, adil dan beradab,” pungkas Benny. (Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here